PALEMBANG|Palnews.id- Saharani (44) warga Jalan May Zen Lorong Mufakat Kecamatan Kalidoni, Palembang, tepaksa mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes, Palembang. Pada Kamis, 15/2/20224) Guna melaporkan kejadian apes yang baru saja menimpahnya
Dengan luka di beberapa bagian tubuhnya, akibat mengejar pelaku pencurian tersebut hingga 10 meter, kini Saharani yang ditemani keluarganya membuat laporan ke kepolisian Polrestabes Palembang
Aksi Pelaku Curas (pencurian dengan kekerasan) ini terbilang nekat karena dilakukan disiang bolong dengan kondisi masih ada aktifitas warga disekitar bahkan hanya berjarak kurang lebih 1 meter dari korbannya
Kepada petugas piket pengaduan korban menuturkan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, (15/2/2024), sekitar pukul 09.00, di Jalan Mayor Lorong Mufakat Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni, Palembang.
“Kejadiannya tadi pagi, saat saya baru turun dari motor untuk membeli tabung gas di depan warung dan saya memarkirkan motor di TKP (tempat kejadian perkara), dalam keadaan kunci masih melekat di motor, salahnya saya, memang tidak lepas kunci motor tersebut karena saya pikir aman, karena cuma sebentar.” Ungkapnya kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes, Palembang.
Namun, saat sedang membeli gas, pemilik warung berteriak “Maling, Maling, dan Maling”.
” Saya kan sedang berhadapan dengan pemilik warung pak. Tiba – tiga dia berteriak Maling Maling. Lalu saya toleh ke belakang, ternyata motor saya yang curi,” katanya.
Mengetahui hal itu, sambung Saharani,
Lalu dirinya langsung mendekati pelaku dan berusaha mempertahankan motornya. Akan tetapi pelaku tetap tancap gas. ” Ketika saya dekati pelaku masih sempat menghidupkan motor saya. Lalu saya kejar, dan pegang pegangan belakang motor, saya pun terserat pak kurang lebih 1O meter, ‘ katanya.
Akibat kejadian ini korban harus kehilangan sepeda motornya merek yamaha Mio dan harus mengalami luka luka lecet di lengan tangan kanan dan kiri ,” saya berharap pelaku ditangkap dan motor saya bisa kembali,’ harapnya.
Sementara, laporan korban sudah diterima oleh petugas SPKT Polrestabes Palembang dan akan ditindaklanjuti oleh petugas Pidum dan Tekab 134, guna menangkap pelaku. (Ardillah)













