PALEMBANG,PALNEWS— Samsul Bahri (34), seorang sopir angkutan kota (angkot) warga Gang Bakti, Tangga Takat, Seberang Ulu II, Palembang, menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam oleh orang tak dikenal (OTK), Senin (11/5/2026) pagi.
Akibat kejadian tersebut, korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.
Peristiwa pembacokan itu terjadi di Jalan Diponegoro, tepatnya di Simpang Kedaung, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, sekitar pukul 08.10 WIB.
Berdasarkan laporan korban, saat kejadian dirinya sedang mengemudikan angkot dalam keadaan kosong. Ketika kendaraan berhenti di lokasi kejadian, tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang mobil dan langsung menghampiri korban.
“Pelaku yang datang menggunakan sepeda motor langsung membacok korban secara berulang kali menggunakan senjata tajam jenis golok,” ujar Samsul saat memberikan keterangan kepada petugas.
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
“Saya tidak kenal dan saya merasa tidak melakukan kesalahan apa pun, posisi saya didalam mobil dengan kaca pintu samping saya dibuka, tiba-tiba pelaku datang langsung melakukan pembacokan kepada saya dengan menggunakan golok, untungnya saya tidak mengalami luka yang cukup serius cuma luka lecet saja. ” Jelasnya
Akibat serangan tersebut, Samsul mengalami luka lecet pada tangan kanan dan lengan kanan. Setelah kejadian, korban segera melapor ke Polrestabes Palembang guna ditindaklanjuti pihak kepolisian.
Laporan penganiayaan itu sendiri telah diterima polisi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Saat ini, identitas pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pencarian petugas. (Ardilah)













