PALEMBANG, PalNews – Kepedulian dan respons cepat jajaran Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang kembali menghadirkan kisah mengharukan. Seorang bocah berusia lima tahun yang ditemukan sendirian dan terpisah dari orang tuanya di kawasan Seberang Ulu II berhasil diselamatkan serta dipertemukan kembali dengan keluarganya berkat kesigapan personel kepolisian.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) di Jalan KH Azhari, Lorong Rawa-Rawa, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang. Informasi mengenai keberadaan seorang anak tanpa pendamping pertama kali diterima melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan 14 Ulu, Aipda Eko, yang mendapat laporan dari warga setempat.
Menerima informasi tersebut, personel Polsek SU II langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan keselamatan anak dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Anak laki-laki itu kemudian dibawa ke Mapolsek SU II untuk mendapatkan perlindungan sementara sambil dilakukan upaya pencarian keluarganya.
Di tengah proses pencarian, suasana hangat tampak di lingkungan Mapolsek. Personel kepolisian tidak hanya memastikan kebutuhan dasar anak terpenuhi, tetapi juga memberikan pendampingan secara humanis. Anak tersebut diajak bermain, diberikan makanan dan minuman, serta ditemani agar tetap merasa nyaman dan tidak ketakutan akibat terpisah dari orang tuanya.
Kapolsek Seberang Ulu II Polrestabes Palembang, Kompol Dedi Rahmat, mengatakan bahwa langkah cepat yang dilakukan anggotanya merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung melakukan pengamanan dan memastikan anak tersebut berada dalam kondisi aman. Selanjutnya kami melakukan penelusuran identitas dan keberadaan keluarganya sambil memberikan pendampingan agar anak tetap merasa nyaman. Alhamdulillah, tidak lama kemudian orang tuanya berhasil ditemukan dan anak dapat dipertemukan kembali dengan keluarganya,” ujar Kompol Dedi Rahmat.
Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan petugas, anak tersebut diketahui bernama Muhammad Fahri (5). Setelah dilakukan penelusuran, kedua orang tuanya, M. Agung Saputra dan Ramadona, berhasil dihubungi dan segera datang ke Mapolsek SU II untuk menjemput putra mereka.
Momen pertemuan kembali antara Fahri dan kedua orang tuanya berlangsung penuh haru. Rasa cemas yang sebelumnya menyelimuti keluarga akhirnya berubah menjadi rasa syukur setelah sang buah hati ditemukan dalam keadaan sehat dan aman.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengapresiasi langkah cepat personel di lapangan yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut kepedulian dan kehadiran negara di tengah masyarakat. Ketika ada anak yang membutuhkan perlindungan, anggota Polri harus hadir memberikan rasa aman dan memastikan keselamatannya. Inilah wujud Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat,” katanya.
Polda Sumsel mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di lingkungan ramai atau tempat umum. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan tidak ragu untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan anak yang terpisah dari keluarganya atau berada dalam situasi yang membutuhkan pertolongan.
Keberhasilan mempertemukan kembali Muhammad Fahri dengan keluarganya menjadi gambaran nyata bahwa sinergi antara masyarakat dan kepolisian mampu menghadirkan rasa aman serta perlindungan bagi warga. Di balik tugas menjaga keamanan dan ketertiban, terdapat sisi kemanusiaan yang terus dihadirkan Polri melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. (Ardilah)













