PALEMBANG, PalNews – Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di salah satu kota Palembang bernama Siti Soleha (17), warga Jalan Tepi Sungai Ogan, 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Kota Palembang, dilaporkan hilang setelah berpamitan kepada keluarganya untuk mengikuti kegiatan berkemah yang diadakan pihak sekolah.
Namun hingga Selasa (21/7/2026), remaja tersebut belum juga kembali ke rumah. Khawatir terjadi sesuatu, pihak keluarga akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk membuat laporan orang hilang sekaligus meminta bantuan aparat kepolisian melakukan pencarian.
Laporan tersebut dibuat oleh paman korban, Muhammad Ali (31), warga Tepi Sungai Ogan, Jakabaring.
Di hadapan petugas SPKT Polrestabes Palembang, Ali menjelaskan bahwa keponakannya berpamitan kepada keluarga pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 13.20 WIB. Saat itu, korban mengaku akan mengikuti kegiatan berkemah yang diselenggarakan oleh pihak sekolah.
“Terakhir kami berkomunikasi dengan korban pada Minggu (19/7/2026). Saat itu dia mengatakan sudah berada di atas Jembatan Ampera dan sedang dalam perjalanan pulang ke rumah,” ujar Ali.
Namun, setelah komunikasi terakhir tersebut, korban tidak dapat dihubungi lagi dan hingga kini belum juga pulang ke rumah. “Tak ada yang bisa kami hubungi lagi, hp nya mati, Whatsapp nya juga sudah tidak aktif” Jelas Ali
Merasa cemas, keluarga kemudian berupaya mencari keberadaan korban dengan mendatangi teman-temannya, pacar korban, hingga menghubungi pihak sekolah. Sayangnya, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil.
“Kami sudah mencari ke mana-mana, mulai dari teman-temannya, pacarnya, sampai ke pihak sekolah. Tetapi tidak ada yang mengetahui keberadaannya. Karena itulah kami memutuskan membuat laporan resmi ke Polrestabes Palembang,” katanya.
Kekhawatiran keluarga semakin bertambah setelah mengetahui bahwa alasan korban pergi ternyata tidak sesuai dengan kenyataan.
“Hasil penelusuran kami, ternyata pihak sekolah tidak pernah mengadakan kegiatan berkemah seperti yang disampaikan korban kepada keluarga. Itu yang membuat kami semakin khawatir dan berharap keponakan kami bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkap Ali.
Ia berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan Siti Soleha dapat segera memberikan informasi kepada keluarga maupun kepolisian agar proses pencarian dapat segera membuahkan hasil.
“Kami memohon kepada masyarakat yang mungkin melihat atau mengetahui keberadaan keponakan kami agar segera menghubungi keluarga atau melapor kepada pihak kepolisian. Kami juga berharap Polrestabes Palembang dapat membantu menemukan keponakan kami yang hingga kini belum diketahui keberadaannya,” harapnya.
Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan ke SPKT Polrestabes Palembang dan keluarga masih menantikan perkembangan proses pencarian dari pihak kepolisian.
(Ardilah)













