PALEMBANG, PalNews – Misteri hilangnya seorang remaja perempuan berusia 16 tahun membuat keluarganya cemas. Diah Pitaloka, warga Jalan Taqwa Lorong Madya, Kecamatan Kalidoni, Palembang, dilaporkan hilang setelah meninggalkan rumah tanpa izin sejak Jumat (7/8/2026) malam.
Ibu korban, Andriani (45), akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, untuk melaporkan hilangnya sang anak.
Andriani datang bersama putranya, M Ibnu Sutowo. Kepada petugas, ia menjelaskan bahwa Diah terakhir kali meninggalkan rumah pada Jumat sekitar pukul 19.00 WIB.
Kekhawatiran keluarga semakin besar lantaran hingga Senin siang, Diah belum juga kembali dan tidak diketahui keberadaannya.
Menurut Andriani, sebelum menghilang, Diah sempat terlihat bersama mantan pacarnya. Keberadaan Diah bersama pria tersebut diketahui oleh kakaknya, Ibnu, yang melihat keduanya sebelum akhirnya Diah tidak diketahui lagi keberadaannya.
“Anak saya pergi sejak Jumat. Kebetulan kakaknya, Ibnu, melihat adiknya terakhir kali sedang bersama mantannya. Setelah itu hilang dan sampai sekarang belum kembali,” ujar Andriani.
Keluarga pun tidak tinggal diam. Mereka berusaha mencari Diah ke sejumlah tempat, termasuk mendatangi rumah mantan pacarnya yang disebut sebagai orang terakhir yang terlihat bersama Diah.
Namun, pihak keluarga mantan pacar Diah mengaku tidak mengetahui keberadaan remaja tersebut.
“Sebelum kami memutuskan melaporkan kejadian ini, kami sudah berusaha mencari ke sana kemari, bahkan ke rumah mantannya yang diketahui terakhir kali bersama anak saya. Tetapi pihak keluarga mantannya mengatakan tidak tahu apa-apa,” katanya.
Andriani mengatakan, sebelum Diah meninggalkan rumah, tidak ada persoalan antara dirinya dengan sang anak. Hubungan keluarga juga disebut berjalan baik dan tidak pernah terjadi pertengkaran yang berarti.
Meski demikian, Andriani memiliki kecurigaan terkait mantan pacar anaknya. Dugaan tersebut muncul karena Diah disebut telah memiliki rencana untuk dilamar oleh seseorang.
“Kalau ditanya apakah kami punya masalah sebelumnya, jawabannya kami baik-baik saja. Tidak ada masalah apa pun sebelum kepergiannya. Saya hanya curiga hilangnya anak saya ini ada kaitannya dengan mantan pacarnya, karena mungkin mantannya sudah tahu bahwa Diah akan dilamar orang,” ungkap Andriani.
Di tengah kecemasan tersebut, Andriani hanya berharap anak bungsunya segera ditemukan dan kembali ke rumah dalam kondisi selamat.
“Saya berharap anak saya segera kembali ke rumah,” ucapnya.
Laporan kehilangan tersebut telah diterima petugas SPKT Polrestabes Palembang. Pihak keluarga berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan keberadaan Diah Pitaloka segera diketahui. (Ardilah)













