PALEMBANG, PalNews – Seorang ayah di Sumsel mempertanyakan kejelasan kasus yang dilaporkannya ke SPKT Polda Sumsel yang hingga saat ini terlapor belum ditetapkan tersangka dan di tangkap.
Orang tua tersebut diketahui bernama Alkomi (39) warga Dusun I, Sungai Pinang, Kecamatan Ogan Ilir, sedangkan kasus yang dilaporkan mengenai kekerasan terhadap anak yang korbannya tidak lainnya anaknya berisinial VK (13).
Padahal telah dilakukan pemanggilan saksi, pemeriksaan visum, hingga telah melayangkan surat pemanggilan klarifikasi terhadap terlapor yang 2 kali tidak memenuhi panggilan penyidik.
“Saya menyayangkan hingga saat ini kasus yang terjadi pada Juli 2026 ini, hingga saat ini belum ada perkembangannya, baik penetapan tersangka maupun penangkapannya, ” ujar Alkomi, Sabtu 29 Agustus 2026.
Dimana peristiwa ini terjadi pada Kamis 16 Juli 2026 sekira pukul 12.00 WIB di Jalan Desa Salek Mukti, Kecamatan Air Saleh, Kabupaten Banyuasin dengan terlapir Ica.
“Saat itu anak saya menjadi korban dugaan kekerasan terhadap anak yang dilakukan terlapor, dimana anak saya sedang berjalan lalu dipanggil terlapor ini, ” katanya.
Kemudian terjadi cekcok mulut yang selanjutnya anaknya ditampar oleh pelapor sebanyak 3 kali, lalu menjambak rambut dan menampar anknya sebanyak 3 kali.
“Setelah itu terlapor ini meninggalkan anak saya, dan atas kejadian itu anak saya mengalami nyeri di pipi dan kepala pusing. Atas kejadian itu saya mambuat laporan di SPKT Polda Sumsel pada Ahad 19 Juli 2026,” terangnya.
Usai laporan berbagai upaya dilakukan penyidik terkait laporan tersebut, akan tetapi hingga saat ini belum ada kejelasan yang pasti akan status terlapor maupun upaya menangkapan.
“Kita harapkan kasus ini dapat segera tuntas dengan pelaku yang melakukan perbuatan dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak saya tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Kabid Humas, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membenarkan adanya laporan tersebut. “Benar adanya laporan tersebut yang saat ini anggota penyidik telah melakukan tugasnya untuk melakukan pengungkapan terkait laporan tersebut sesuai dengan SOP, ” tandasnya.(red)













