Kepergok Saat Hendak Curi Motor di Parkiran Hotel, Pria di Palembang Diamankan Warga

PALEMBANG, PalNews– Aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di area parkiran Hotel, kali ini hotel Besemah Dempo, Jalan Rasid Siddig, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang menjadi target sasarannya, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (26/8/2026) sore.

Seorang pria bernama Izul Anggara (26), warga Jalan KH Azhari, Lorong Keramat, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, berhasil diamankan warga setelah kepergok hendak mencuri sepeda motor di parkiran hotel tersebut.

Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Heri, S.H., M.H., mengatakan pihaknya menerima serahan seorang pria yang diduga sebagai pelaku percobaan curanmor dari masyarakat pada Rabu malam sekitar pukul 19.10 WIB.

“Pada hari Rabu tanggal 26 Agustus 2026, sekira pukul 19.10 WIB, telah diterima serahan dari masyarakat seorang laki-laki yang diduga sebagai pelaku percobaan pencurian kendaraan bermotor,” ujar Kompol Heri saat konferensi pers, Senin (31/8/2026).

Peristiwa percobaan pencurian itu sendiri terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, seorang pegawai Hotel Besemah Dempo bernama Suratin Nasrullah sedang bekerja dan melihat melalui monitor CCTV adanya dua pria yang datang menggunakan sepeda motor dan masuk ke halaman parkir hotel.

Salah satu dari kedua pria tersebut, yakni Izul Anggara, kemudian mendekati area parkir sepeda motor karyawan hotel. Ia lalu memanjat dan melompati pagar untuk masuk ke area parkiran.

Melihat gerak-gerik mencurigakan tersebut, Suratin kemudian berteriak, “Maling!”

Teriakan itu membuat Izul panik dan kembali melompati pagar untuk melarikan diri. Warga yang mendengar teriakan tersebut kemudian ikut mengejar pelaku. Sayangnya ia tak berhasil melarikan diri sedangkan temannya telah lebih dulu pergi meninggalkannya.

Izul akhirnya berhasil diamankan warga di seberang jalan, tepatnya mengarah ke Hotel Ratu Agung. Selanjutnya, warga menghubungi pihak Polsek Seberang Ulu I untuk menyerahkan pelaku.

Dari tangan Izul, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu buah kunci letter L berikut dua mata kunci serta satu bilah senjata tajam jenis pisau.

Kepada polisi, Izul mengaku menyesal atas perbuatannya. Ia berdalih melakukan aksi pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi dan tidak memiliki pekerjaan maupun pemasukan untuk menghidupi istri dan anaknya.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Izul mengaku bukan kali pertama melakukan aksi serupa. Ia menyebut sudah dua kali melakukan pencurian sepeda motor.

Dalam setiap aksi, Izul mengaku memperoleh bagian sekitar Rp1 juta dari hasil penjualan sepeda motor curian. Salah satu aksi sebelumnya disebut dilakukan di kawasan Hotel Surya.

Sementara itu, polisi masih memburu satu orang rekan Izul yang turut terlibat dalam percobaan pencurian tersebut. Identitas rekannya itu telah diketahui dan saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan adanya aksi pencurian kendaraan bermotor lainnya yang dilakukan oleh kedua pelaku. (Ardilah)