Ditemukan Membusuk di Kamar, Pria Lansia yang Hidup Sebatang Kara Meninggal Karena Sakit

Ditemukan Sudah Tak bernyawa, Diduga Karna Sakit

Palembang, PalNews – Warga Jalan KH Azhari Lorong Tuan Putri, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia di dalam kamar rumahnya, Selasa (31/3/2026) siang.

Korban diketahui bernama Samsudin (65), yang akrab disapa Abah Din. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan membusuk. Diduga, korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

Menurut keterangan warga sekitar, korban selama ini hidup seorang diri di rumah tersebut dan diketahui sering mengalami sakit karena faktor usia.

Salah satu tetangga korban, Hadi, mengungkapkan bahwa terakhir kali korban terlihat beberapa hari sebelumnya. Kecurigaan warga muncul setelah tercium aroma tidak sedap dari dalam rumah korban.

“Awalnya warga mencium bau menyengat sekitar pukul 12.30 WIB. Karena panik, warga kemudian melaporkan hal tersebut kepada anak korban yang bernama Desi,” ujar Hadi.

Setelah pihak keluarga datang dan memastikan kondisi korban, mereka segera meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Hadi juga menambahkan, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya, “Memang beliau sudah sering sakit-sakitan,” jelasnya.

Mendapat laporan dari warga, petugas piket Polsek Seberang Ulu I bersama tim Inafis dan Reskrim Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Panit Patroli Polsek SU I, Ipda Ammar, mengatakan pihaknya segera melakukan penanganan setelah menerima laporan. “Kami langsung menuju TKP, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara untuk proses pembersihan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Heri, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebutkan, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap korban.
“Benar, korban sudah dievakuasi. Namun pihak keluarga menolak autopsi. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” tutupnya. (Ardilah)