Berita  

Meriah, Ratusan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Al- Ikhlas Panca Usaha 5 Ulu Palembang

PALEMBANG|Palnews.Id- Ratusan Jamaah Hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad 1448 H di Masjid Al-Ikhlas Jalan Panca Usaha dengan Khusyuk dan Penuh Khidmat.

Masjid Al- Ikhlas yang beralamat di Jalan Panca Usaha Lorong Mufakat  RT 57, RW 011, Kelurahan 5 Ulu , Kecamatan SU I, Kota Palembang ini,  Menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada kamis (10/9/2026) malam. Ratusan jamaah dari beragam latar belakang hadir dalam kegiatan yang berlangsung khusyuk tersebut.

Tema yang diusung pada peringatan tahun ini adalah “Dengan Semangat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Kita Perkuat Aqidah Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Ukhuwah Islamiyah sebagai Benteng Generasi Umat”,Ujar Dr. Rusdi,S.IP, M.Si ketua panitia acara yang didampingi Ustadz Hanafi selaku Ketua PHBI Masjid Al-Ihklas Panca Usaha Palembang.

Acara diawali dengan alunan tetabuhan dari sound pengeras suara Masjid Al-Ikhlas dengan tembang religi dan sholawat kepada Rosulullah. Acara dilanjutkan Pembacaan Ayat – ayat suci Al Qur,an oleh Qori ustadz  Mahari, SH  kemudian dilanjutkan kata sambutan sekaligus membuka secara resmi acara maulidan ini oleh ketua masjid Al – Ikhlas H.Najamudin. AH dirangkai pembagian minuman dan makanan ringan kepada para undangan serta jamaah yang hadir.

Ustadz. Marsidi Agus,S.Pd.i Dalam ceramahnya, mengajak para jamaah untuk menumbuhkan kecintaan kepada nabi Muhammad SAW melalui sholawat kepada Rasulullah serta pengamalan sunnah dan menjaga solidaritas sesama umat Islam.

Menurut Ustadz Marsidi Agus, peringatan Maulid Nabi menjadi salah satu upaya untuk membentengi diri dari berbagai fitnah sekaligus memohon perlindungan Allah SWT dari segala musibah serta pengaruh negatif diakhir zaman 

“Siapa yang mengaku umat Nabi Rosulullah Muhammad SAW, hendaklah memperbanyak Sholawat kepada Rosulullah karena di akhir jaman beliaulah yang akan menolong kita dari kesusahan di hari pembalasan. Sebagai umat islam kita dianjurkan untuk melaksanakan Maulid nabi.

Menurut sejarah maulid nabi diadakan setelah 500 tahun setelah nabi Muhammad SAW wafat. Yang dilaksanakan oleh Sultan Sholahudin Al ayubi. Kalaupun kita selalu bersholawat kepada nabi, tetapi tidak mencintai kedua orang tua, ulama, fakir miskin, dan sunnah Nabi Muhammad SAW, maka dia termasuk golongan orang Munafik”, ujarnya di hadapan jamaah.

Ia pun berpesan agar masyarakat senantiasa berpegang teguh pada Al-Qur’an yang ajarannya jelas untuk keselamatan kehidupan dunia dan akhirat. Secara khusus, Ustadz Marsidi Agus mengajak jamaah untuk menjadikan Rosulullah Muhammad Saw sebagai teladan, mengingat Nabi Muhammad SAW itu dikenal luas karena akhlak  dan pribadinya serta kegigihannya dalam memperjuangkan Islam 

“Ikutilah akhlak seperti Rosulullah Muhammad SAW sebagai contoh dan Ketauladanan beliau sudah jelas dan kemasyhurannya dikenal sifat Shiddiq ( Jujur), amanah (Dapat dipercaya), Tabligh (Menyampaikan) Fathanah (Cerdas)”,tuturnya.

Rangkaian acara berjalan dengan penuh khidmat. Jamaah terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga usai, sebagai wujud rasa cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.(saf)