PALEMBANG, PalNews— Warga di sekitar Jalan KH Azari 13 Ulu dan sekitaran Jalan Abdul Kadir, Palembang, dibuat resah oleh dugaan peredaran uang palsu pecahan Rp100 ribu. Sedikitnya lima warung disebut telah didatangi dua pria yang diduga menggunakan uang palsu tersebut untuk bertransaksi.
Kejadian itu terungkap setelah salah seorang pemilik warung, Jumar, menyadari uang Rp100 ribu yang diterimanya dari seorang pembeli ternyata diduga palsu.
Jumar mengatakan, awalnya ia tidak menaruh curiga ketika seorang pria datang ke warungnya untuk membeli rokok.
“Tadi ada bapak-bapak beli rokok Surya. Awalnya saya tidak curiga. Setelah orangnya pergi meninggalkan warung menggunakan sepeda motor, saya lihat uangnya luntur. Saya gosok-gosok, gambarnya malah hilang. Dari situ saya baru sadar kalau uang yang saya terima diduga uang palsu,” ujar Jumar, Sabtu (15/8/2026).
Kecurigaan tersebut kemudian membuat Jumar menanyakan kejadian itu kepada pemilik warung lain di sekitar lokasi. Dari informasi yang diperolehnya, pria tersebut diduga tidak hanya bertransaksi di satu warung.
“Setelah saya tanya warung kanan-kiri yang tidak jauh dari lokasi saya, ternyata sudah sekitar lima warung yang didatangi terduga pelaku. Hanya saja, mereka tidak punya uang kembalian, sehingga akhirnya datang ke warung saya,” jelasnya.
Jumar menyebut, berdasarkan informasi dari warga, terdapat dua orang pria yang diduga berkeliling menggunakan sepeda motor dan menyasar sejumlah warung untuk melakukan transaksi.
Ia juga menduga kedua pria tersebut bukan warga setempat. Pasalnya, warga sekitar tidak mengenali mereka.
“Sepertinya mereka bukan orang asli sini, karena kami tidak kenal,” kata Jumar.
Peristiwa tersebut membuat warga di kawasan tersebut meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika menerima pembayaran menggunakan uang pecahan besar.
Warga diimbau untuk lebih teliti memeriksa keaslian uang sebelum menerima transaksi. Apabila menemukan dugaan uang palsu atau aktivitas mencurigakan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pihak berwenang. (Ardilah)













