Pertarungan Petahana Dengan Mantan Wakil Petahana di Pilkada Sumsel Tahun 2024 

PALEMBANG|Palnews.id- Tahun 2024 telah menjadi pesta rakyat dalam menentukan citra masa depan Indonesia tak terkecuali khususnya citra masa depan Daerah. Pada tahun ini akan diselenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada Rabu, 27 November 2024 mendatang. Hampir seluruh provinsi akan berganti kepala daerah, termasuk pilgub sumsel untuk pemilihan gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan Periode (2024-2029)

Pilkada tahun ini akan diikuti kembali oleh mantan gubernur Sumsel masa bakti 2018-2023 Herman Deru dan kabarnya mantan wakil gubernur Sumsel masa bakti 2018-2023 Mawardi Yahya akan turut serta dalam pilkada (Pilgub) Sumsel.

Menanggapi Mawardi Yahya akan ikut pencalonan menurut Herman Deru, dirinya menghargai dan menghormati keputusan yang telah diambil oleh Mawardi Yahya yang akan ikut pada Pilkada Sumsel 2024. “Kami akan terus bekerja untuk memastikan bahwa Sumsel memiliki pemimpin yang dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” lanjutnya.

Pasangan Mawardi-Harnojoyo (Mahar) yang diusung pada 10 maret 2024 kemarin batal diusung, diperkuat dengan mantan walikota Palembang yang tidak mendapatkan restu dari ketua umum partai Demokrat (AHY) untuk maju mendampingi Mawardi Yahya pada Pilkada mendatang.

Indikasi keduanya berpisah diperkuat dengan jawaban panglima perang Mahar, Syahrial Oesman, yang menjawab dengan ragu-ragu tidak meyakinkan seperti jawaban beberapa waktu lalu. “bisa iya bisa tidak (Mahar berpisah). Kita tunggu info selanjutnya, “ Ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (8/5/2024).

Menurutnya dinamika politik di Sumsel saat ini masih dinamis, sehingga duet keduanya bisa saja berubah sewaktu-waktu.

Kendati demikian rumor pengganti Harnojoyo telah beredar, Anita Noeringhati ketua harian DPD Golkar Sumsel disebut-sebut akan mendampingi Mawardi  Yahya pada pilkada (Pilgub) Sumsel mendatang. Jika benar Mawardi Yahya berganti pendamping, maka tidak ada lagi (Mahar) jika Anita menjadi pengganti. Maka singkatan pasangan ini akan menjadi Matahati (Mawardi-Anita Noeringhati).

“Partai Demokrat telah mengeluarkan surat tugas untuk Herman Deru-Cik Ujang yang telah ditanda tanggani per tanggal 15 kemarin oleh DPP. Surat tugas ini menjadikan keduanya untuk berkoalisi bahkan mengajak partai lain untuk maju pilkada (Pilgub) Sumsel,” tandas sekretariat DPD Demokrat sumsel Muchendi Mahzareki, Sabtu (18/5/2024).

Diketahui, jika keduanya berpasangan maju pada pilkada Sumsel maka akan mendapatkan lubung suara yang banyak mengingat HD-CU berasal dari dua partai besar NasDem-Demokrat.

Terlebih keduanya merupakan ketua dari partai besar dan memiliki dukungan politk yang besar. HD yang memiliki basis dukungan diwilayah OKU raya, Bayuasin, Palembang, dan Oki sedangkan CU memiliki basis dukungan Basemah Raya (Empat Lawang, Lahat, Pagar Alam) dan Lematang Raya (Muara Enim, Prabumulih Dan Pali) pasangan ini dipastikan akan menjadi ancaman bagi pasangan lain.

Dengan adanya isu tersebut menjadikan pilkada sumsel tahun 2024 menjadi pertempuran yang panas antara petahana dan mantan wakil petahana. (*)

Penulis : Fitria Margareta Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang