Berita  

Sempat Memanas Saat Peliputan, Wartawan dan Pihak SPPG Tangga Takat Akhirnya Berdamai

PALEMBANG, PalNews– Perselisihan antara wartawan dan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, yang sempat memanas saat kegiatan peliputan, akhirnya berujung damai.

Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dalam mediasi yang digelar di Aula Mapolsek SU II Polrestabes Palembang, Senin (7/9/2026) malam.

Mediasi berlangsung sekitar satu jam, mulai pukul 20.00 hingga 21.00 WIB, dan dipimpin langsung Kapolsek SU II Polrestabes Palembang Kompol Dedi Rahmat, S.H.

Persoalan tersebut bermula dari kegiatan peliputan yang dilakukan wartawan pada Rabu (26/8/2026) terkait video viral mengenai dugaan pembuangan limbah dari dapur SPPG yang berada di Jalan DI Panjaitan, Lorong Kita, RT 027/RW 010, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan SU II, Palembang.

Saat melakukan peliputan, terjadi ketegangan antara wartawan dengan pihak SPPG. Dalam situasi tersebut, kamera telepon seluler milik wartawan disebut ditepis oleh petugas keamanan perempuan SPPG hingga terjatuh.

Insiden itu kemudian menjadi persoalan yang dibahas dalam mediasi di Mapolsek SU II. Selain itu juga, berkaitan dengan peliputan dugaan pembuangan limbah, kegiatan jurnalistik tersebut juga menyoroti kondisi plafon sebuah warung bakso di sekitar lokasi yang disebut mengalami kerusakan. Situasi kemudian berkembang hingga terjadi keributan setelah pihak SPPG memprotes kegiatan peliputan.

Kapolsek SU II Kompol Dedi Rahmat dalam mediasi mengajak seluruh pihak menyelesaikan persoalan secara baik dan damai.

Menurutnya, setiap persoalan yang terjadi dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah sehingga tidak berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.

Dorongan penyelesaian juga disampaikan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi, M. David. Ia menilai persoalan tersebut perlu segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut.

Dalam mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan damai. Tutuk Misrolin selaku pihak pengelola dapur SPPG Tangga Takat menyampaikan permohonan maaf atas persoalan yang terjadi saat kegiatan peliputan.

Sementara itu, Hendra alias Dewa selaku wartawan yang melakukan peliputan menerima penyelesaian tersebut secara kekeluargaan. Akhirnya Kedua pihak kemudian sepakat untuk tidak saling menuntut terkait persoalan tersebut.

Kesepakatan damai itu menjadi akhir dari perselisihan yang terjadi saat kegiatan peliputan di sekitar SPPG Tangga Takat.

Mediasi tersebut turut dihadiri Kepala KPPG Palembang Nurya Hartika Sari, Kasubag TU KPPG Palembang Darofan, staf KPPG Palembang Andi dan Ifan, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi M. David, wartawan Hendra  alias Dewo, penanggung jawab/pengurus SPPG Tangga Takat Muhammad Abdul Aziz, mitra catering SPPG Tangga Takat Tutuk Misrolin, serta petugas keamanan SPPG Tangga Takat, Desi. Dan sekitar 10 wartawan lainnya juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Setelah melalui pembahasan dan penyampaian dari masing-masing pihak, mediasi akhirnya ditutup dengan kesepakatan damai.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Seluruh rangkaian mediasi berlangsung aman dan kondusif. (Ardilah)

Penulis: Ardilah