TNI  

Wali Kota Palembang Buka TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang di Desa Sugihwaras

PALEMBANG, PalNews – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0418/Palembang resmi dibuka oleh Wali Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara di Lapangan Desa Sugihwaras, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Rabu (15/7/2026).

Pada upacara pembukaan tersebut, Dandim 0418/Palembang selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., yang diwakili Kasdim Letkol Inf Dery Septiandi, S.T., M.M., M.Han., menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf, S.E., beserta jajaran Pejabat Utama Kodam II/Sriwijaya, Kapoksahli Kodam II/Sriwijaya Brigjen TNI Junaedi, S.Sos., M.Si., Aster Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Inf Kusnandar, unsur Forkopimda Kota Palembang, Kajari Palembang, Kapolrestabes Palembang, Danlanal Palembang, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XX Kodim 0418/Palembang, para kepala OPD, camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0418/Palembang, yang terus hadir di tengah masyarakat melalui semangat pengabdian, kebersamaan, dan gotong royong.

“TMMD bukan hanya program pembangunan fisik, tetapi juga wujud nyata bahwa negara hadir hingga ke lingkungan masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama,” ujar Ratu Dewa.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan di Kota Palembang masih cukup besar, mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), peningkatan akses jalan, hingga penyediaan air bersih bagi masyarakat. Karena itu, sasaran TMMD berupa pembukaan jalan, rehabilitasi RTLH, dan pembangunan sumur bor dinilai sangat tepat karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pembukaan jalan akan memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga. Rehabilitasi rumah menghadirkan tempat tinggal yang layak, sedangkan sumur bor membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” katanya.

Ratu Dewa menegaskan, keberhasilan TMMD tidak hanya ditentukan oleh alat berat maupun material, tetapi juga oleh kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Ketika TNI, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, pekerjaan seberat apa pun akan terasa ringan. Mari kita sukseskan TMMD ke-129 ini dengan semangat gotong royong demi menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kota Palembang,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0418/Palembang selaku Dansatgas TMMD ke-129, Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., melalui Kasdim Letkol Inf Dery Septiandi mengatakan, TMMD merupakan program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Melalui TMMD ke-129 ini, kami berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik sesuai target yang telah ditetapkan. Program ini tidak hanya membangun infrastruktur seperti pembukaan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, dan pembangunan sumur bor, tetapi juga membangun semangat gotong royong, persatuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan TMMD sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak. Karena itu, pihaknya mengajak pemerintah daerah, Polri, instansi terkait, serta masyarakat untuk terus bergandengan tangan menyukseskan pelaksanaan TMMD ke-129.

“Keberhasilan TMMD adalah keberhasilan kita bersama. Dengan kolaborasi yang solid, kami optimistis seluruh sasaran program dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Program TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang tahun ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sasaran fisik meliputi pembukaan jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, serta berbagai kegiatan nonfisik sebagai bentuk sinergi antara TNI, Pemerintah Kota Palembang, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan warga. (Ardilah)