PALEMBANG,PalNews – Warga Jalan Ki Marogan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di dalam bak sampah, di samping kantor UPT resor Sintelis III. 1 Kertapati divre 3 Palembang pada Senin (30/3/2026) siang.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Lily Asmadi, saat sedang menjalankan tugas pengangkutan sampah di lokasi kejadian.
Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari saksi.
“Penemuan mayat bayi ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu saksi sedang bertugas mengambil sampah, kemudian menemukan sesosok bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ditemukan, kondisi bayi masih terdapat tali pusar, yang mengindikasikan bayi tersebut baru lahir. Selanjutnya, jenazah bayi dibawa ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Diduga bayi ini baru dilahirkan dan sengaja dibuang oleh orang tuanya. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Lily Asmadi mengungkapkan bahwa dirinya sempat terkejut saat menemukan jasad bayi tersebut di bawah tumpukan sampah.
“Saat saya mengangkat sampah, tiba-tiba terlihat ada bayi di bawahnya. Saya sangat kaget, kemudian kejadian ini langsung dilaporkan kepada pihak berwajib,” katanya.
Menurutnya, bayi ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian, dengan posisi terungkup, serta masih terdapat tali pusar dan ari-ari.
Warga setempat, Safei, menuturkan bahwa penemuan tersebut langsung membuat geger lingkungan sekitar. Ia menduga bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum akhirnya dibuang di lokasi tersebut.
“Kami tidak menyangka ada bayi di bak sampah itu. Baru diketahui saat petugas DLHK datang mengambil sampah,” ungkapnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas serta motif pelaku di balik peristiwa tersebut.(Ardilah)













