Berpura-pura Beli Rokok, Kalung Emas 2 Suku Milik Pemilik Warung Dijambret

Pelaku Jambret Kian Merajalela Mendekati Lebaran

PLEMBANG, PalNews –Aksi penjambretan kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini menimpa seorang pemilik warung, Meli Agustina (25), warga Jalan H. Faqih Usman, Lorong Hijrah, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Kalung emas seberat dua suku yang biasa dikenakannya sehari-hari raib setelah dijambret oleh pelaku yang berpura-pura hendak membeli rokok di warung miliknya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di Jalan Pipa Jaya, kawasan 15 Ulu, Jakabaring, Palembang.

Meli menceritakan, saat kejadian kondisi di sekitar warungnya tidak terlalu ramai. Tiba-tiba dua orang pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor berhenti di depan warungnya dengan maksud membeli rokok.

“Salah satu pelaku meminta rokok Surya. Saat itu saya mengambil rokok dari kaleng. Lalu dia bertanya kepada temannya mau rokok apa. Temannya menjawab rokok Sampoerna,” ujar Meli kepada awak media.

Karena rokok yang diminta tidak tersedia di etalase depan, Meli pun berbalik masuk ke dalam warung untuk mengambilnya. Namun saat ia memutar badan, salah satu pelaku tiba-tiba menarik kalung emas yang sedang dikenakannya.

“Saya kaget, tiba-tiba kalung saya ditarik. Setelah itu mereka langsung kabur naik motor,” ungkapnya.

Meli sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar dengan berteriak “maling” dan “jambret”. Namun kedua pelaku sudah melarikan diri dengan cepat sehingga tidak berhasil dikejar.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa kalung emas seberat dua suku yang ditaksir bernilai hampir Rp30 juta.

Meli mengaku sangat terpukul karena emas tersebut merupakan hasil tabungannya selama bertahun-tahun.
“Emas itu saya nabung sekitar empat tahun dari hasil kerja keras saya. Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap dan emas saya bisa kembali,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Meli telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. Saat ini laporan tersebut masih dalam proses penanganan pihak kepolisian.(Ardilah)