Muba  

Konflik PT Gorby Putra Utama VS PT Sentosa Kurnia Bahagia Kembali Memanas di Hari Buruh Internasional

MUBA|Palnews.id-Perseteruan PT Gorby Putra Utama(GPU) dengan PT Sentosa Kurnia Bahagia(SKB) di perbatasan Musi Banyuasin(Muba) dan Musi Rawas Utara, Sumatera Selantan kembali memanas di hari Buruh Internasional.

Dari pantauan dilapangan terlihat sejumlah ekskavator sedang merobohkan pohon sawin yang mana diketahui tanah tersebut diklam PT SKB adalah tanah miliknya dengan bukti HGU(HGU).

Namun, saat ditemui dilokasi Kuasa Hukum dari PT. Gorby Putra Utama Prasetya Sanjaya yang didampingi oleh rekannya Khoirul, S.H mengatakan izin tersendiri milik PT GPU.

“HGU silahkan untuk upaya hukum lagi silahkan cuma putusan pertama menjadi asas utama kito. dua pengrusakan silahkan laporkan kami. kalau misalnya ado indikasi tindakan pidana yang kmai lakukan silahkan lapporkan,”ujar Prasetya.

Ia menambahkan, bila kedua bela pihak memiliki hak sama untuk melakukan upaya hukum. “kita punya hak untuk upaya hukum. kami tetap melanjutkan gawean,”katanya.

Hal tersebut mengundang ketegangan antar kedua pihak, yang akhirnya dilerai oleh Brimob Mabes Polri. Belakangan diketahui konflik ini muncul berawal dari munculnya Permendagri No. 76 Tahun 2014 tentang batas daerah antara Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Musi Rawas Utara (pemekaran dari Kabupaten Musi Rawas), dengan 50 point penting batas wilayah Sumsel tersebut serta diketahui oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin tertanggal 17 Oktober 2014.
Sementara itu, Jumadi Kordinator Keamanan Kebun PT SKB mengatakan, bila para pekerja melaporkan adanya pengrusakan pohon sawit dikawasan PT SKB.

“Kami dari tim pengamanan PT melihat ini di porak porandakan oleh orang GPU, merobohkan lahan kami di hari buru 1 mei yang seharunya tidak ada pergerakan. Namun pihak GPU melakukan penggerakkan dengan mengobrak abrikan pohon sawit disini,”katanya kepada wartawan

Ia berharap pemerintah dan aparat terkait dapat menindaklanjuti dari peristiwa ini lantaran pihaknya selalu ditindas. “Kepada pihak-pihak terkait agar sekirannya ditindak lanjuti kegiatan ini. Kami selalu ditindas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,”katanya. (aris)