Diduga Ada Kecurangan Pileg di Banyuasin Tahun 2024

PALEMBANG|Palnews.id-Dalam pemilu 2024 khususnya Pemilihan Legislatif (Pileg) di Banyuasin di duga ada kecurangan dan dianggap pemilu kali ini jauh dari kata Jurdil yaitu Jujur dan adil ini di ungkapkan oleh Iwan sebagai koordinator aksi pembela pemilu jujur dan adil pada Senin, 19 Februari 2024 di kaffe Guns coffe dan eatery di Kambang Iwak Jalan Tasik No.6, Talang Semut, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan

Ia merasa ada yang janggal dalam pileg tahun 2024 ini, terutama di Banyuasin Sumatera Selatan ia mengatakan, “banyak kejanggalan yang terjadi ia juga memastikan data hasil perolehan suara peserta pemilu pileg yang ada tidak akurat, dan perlu dicurigai karena banyak sekali caleg-caleg yang tidak terkenal, anak baru kemarin dan tidak ada poster-posternya dan tidak ada bentuk kampanyenya serta tidak dikenal oleh masyarakat kok bisa mendapatkan suara yang begitu banyak dan mengalahkan beberapa caleg yang sebelumnya yang bahkan lebih terkenal. ” Ungkapnya

Ia menambahkan “Dan setelah kami mencari tahu, ternyata kami mendapatkan data-data yang memang benar adanya kecurangan disini, sehingga kami perlu membawa kasus ini kejalur hukum, karena kami merasa ini tidak adil dan penuh kecurangan. “Ungkapnya kembali

“Penggelembungan suara ini perlu kita curigai karena anak baru tersebut sudah mendapatkan suara sekitar 60% yang artinya sekitar 50 ribu suara yang telah didapat, padahal orang tersebut tidak dikenal oleh masyarakat sekitar. “Jelas Iwan sebagai Koordinator Aksi

Termasuk PPK sekecamatan Banyuasin, sebanyak 21 kecamatan sekabupaten Banyuasin itu terlibat juga, dan Panwas sekecamatan terlibat, contohnya saja seperti di Sembawah itu ada satu TPS isinya sekitar 200 caleg provinsi asli murni dan tidak ada satu pun

“Saya sebagai toko pemudah masyarakat Banyuasin ini merasa terpanggil atas kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh beberapa oknum dalam penyelengaraan pileg tahun 2024 di Banyuasin, kami merasa di dzolimi karena kami benar-benar berjuang tetapi terkalahkan dengan ketidak jujuran. ” Ungkapnya

“Dan jika ini terbukti adanya kecurangan, suap kepada Panwas kecamatan serta panwaslu kabupaten yang terdiri ada lima dan semuanya terlibat, maka kami berharap para caleg dapat di diskualifikasi”Tutupnya.(Ardillah)