PALEMBANG, PalNews— Peristiwa memilukan terjadi di Kota Palembang. Seorang pria bernama M. Nizami Ihsan (29) diduga tega menganiaya ibu kandungnya sendiri, Nyimas Hannah, menggunakan batu koral berukuran sebesar kepala bayi hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kasus tersebut terungkap setelah adik pelaku, Khoirun Niswah (24), warga Jalan Pasundan, Kecamatan Kalidoni, melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Jumat (22/5/2026).
Tak lama setelah menerima laporan, aparat Polsek Seberang Ulu (SU) I langsung bergerak cepat mengamankan pelaku sebelum akhirnya dibawa ke Polrestabes Palembang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Di hadapan petugas, Khoirun mengungkapkan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan sang kakak bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut kedua orang tuanya selama ini kerap menjadi korban amukan pelaku.
“Dulu papa pernah dianiaya bahkan sampai mengalami luka tusuk. Sekarang mama dipukul menggunakan batu di kepalanya sampai berdarah dan harus mendapat jahitan serta dirawat di Rumah Sakit Bari,” ungkap Khoirun.
Menurut keterangannya, insiden itu terjadi saat korban hanya berdua di rumah bersama pelaku. Sementara sang ayah tengah menunaikan salat Jumat dan dirinya tinggal terpisah karena telah berkeluarga.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pelapor, penganiayaan bermula ketika pelaku meminta uang kepada ibunya. Namun karena permintaan tersebut tidak dipenuhi, pelaku diduga emosi dan langsung menghantam kepala korban menggunakan batu koral berukuran cukup besar.
Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek di bagian kening hingga harus mendapatkan penanganan medis intensif.
“Dia memang sering memaksa kalau meminta uang kepada orang tua,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Pamapta Polrestabes Palembang, Hendra Yuswoyo, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.
“Kami menerima serahan pelaku dari Polsek SU I terkait kasus penganiayaan yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya hingga korban mengalami luka di bagian kepala akibat dipukul menggunakan batu,” jelas Hendra.
Polisi menduga motif sementara dipicu karena pelaku kesal lantaran tidak diberikan uang oleh korban. Saat ini aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi tindakan pelaku.
“Laporannya sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (Ardilah)













