Palembang, PalNews – Rasa cemas menyelimuti hati Febriansyah Saputra Pratama (20), warga Lorong Masjid Jamik, Kecamatan Plaju, Palembang.
Kecemasannya bukan tanpa sebab, istri dan anaknya menghilang tanpa kabar, akhirnya Ia terpaksa mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Rabu (1/4/2026) sore, guna melaporkan hilangnya sang istri, Alvina Darmasari (19), yang pergi meninggalkan rumah dengan membawa anak mereka yang masih berusia enam bulan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 26 Maret 2026 sekitar pukul 12.30 WIB di kediaman mereka. Saat itu, Febri mengaku tidak menyadari kepergian istrinya karena sedang tertidur. “Saya sedang tidur, jadi tidak tahu saat dia pergi. Begitu bangun, saya kaget karena istri dan anak saya sudah tidak ada di rumah, termasuk barang-barangnya,” ujar Febri.
Kepergian Alvina sempat diketahui oleh ayah Febri. Namun, saat ditanya hendak pergi ke mana, Alvina memilih diam tanpa memberikan jawaban.
Febri menegaskan, sebelum kejadian tidak ada pertengkaran ataupun konflik dalam rumah tangga mereka. Bahkan, sesaat sebelum ia tertidur, keduanya masih berkomunikasi dengan baik.
“Kami tidak ada masalah. Sebelum tidur kami masih sempat ngobrol seperti biasa. Itu yang membuat saya heran kenapa dia tiba-tiba pergi,” jelasnya.
Meski demikian, Febri menduga keputusan sang istri untuk pergi kemungkinan dipengaruhi oleh lingkungan pertemanan. Ia juga menegaskan tidak memiliki kecurigaan adanya orang ketiga.
Menurut Febri, kejadian ini bukan yang pertama. Sang istri sebelumnya juga pernah meninggalkan rumah, namun akhirnya kembali. Kali ini, kekhawatirannya lebih besar karena anak mereka yang masih bayi turut dibawa.
“Saya tidak terlalu mempermasalahkan dia pergi, tapi yang saya khawatirkan kondisi anak saya. Usianya masih enam bulan, jangan sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ungkapnya dengan nada cemas.
Dari informasi yang diperoleh, Alvina diduga meninggalkan rumah menggunakan jasa ojek online. Sebelum melapor ke polisi, Febri mengaku telah berupaya mencari ke rumah orang tua serta kerabat istrinya, namun tidak mendapatkan hasil.
“Saya sudah mencari ke keluarganya, tapi semuanya bilang tidak tahu. Karena sudah tidak tahu harus ke mana lagi, saya memutuskan melapor ke pihak berwajib,” katanya.
Febri berharap sang istri segera kembali demi kebaikan bersama, terutama untuk masa depan anak mereka yang masih membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya.
“Saya berharap dia segera pulang. Kalau memang ada masalah, mari diselesaikan baik-baik. Yang penting sekarang keselamatan anak kami,” tutupnya.
Saat ini, laporan tersebut telah diterima oleh SPKT Polrestabes Palembang dan masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(Ardilah)













