PALEMBANG, PALNEWS— Nasib apes dialami M. Evrinco Osskar (24), seorang buruh harian lepas warga Lorong Masjid Jamik, Plaju, Kota Palembang.
Ia menjadi korban begal bersenjata tajam saat hendak pulang ke rumah pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Mayjen Yusuf Singedekane, kawasan Kramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang. Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda warna biru tahun 2023 dengan nomor polisi BG-6028-AER senilai sekitar Rp25 juta.
Di hadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Evrinco menuturkan bahwa saat itu dirinya sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor. Namun di tengah perjalanan, ban motornya tiba-tiba pecah sehingga ia terpaksa melaju pelan.
“Saya mau pulang ke rumah, tiba-tiba ban motor saya pecah di tengah jalan. Karena bannya pecah, jadi saya hanya bisa jalan pelan dan tidak bisa ngebut,” ujarnya kepada petugas.
Saat kondisi jalanan masih sepi, korban didatangi dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor. Kedua pelaku kemudian menghentikan korban dan langsung mengancam menggunakan senjata tajam jenis parang.
“Tak lama kemudian datang dua orang menggunakan sepeda motor dan langsung memberhentikan saya. Mereka mengancam saya pakai parang,” katanya.
Karena takut keselamatannya terancam, korban memilih turun dari motornya dan menyelamatkan diri. Kesempatan itu dimanfaatkan para pelaku untuk membawa kabur sepeda motor milik korban.
“Setelah kejadian saya sempet meminta pertolongan di pos polisi yang tak jauh dari lokasi kejadian, hanya saja para pelaku tak bisa ditemukan akhirnya saya memutuskan untuk mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi agar kasus tersebut segera ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
Hingga kini, kasus begal bersenjata tajam tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Ardilah)













