Kecelakaan Maut di Sukarami, Pengendara Sepeda Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Truk Fuso

Adu Kambing Pengendara Motor Tewas

PALEMBANG, PalNews – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini, insiden tragis tersebut terjadi di Jalan Padat Karya, tepatnya di depan Daviena Skincare, Kecamatan Sukarami, pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 12.40 WIB.

Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk fuso itu mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Arni Lidiana (27), seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Jalan Sukabangun II, Perumahan Soak Permai Tahap III, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami. Kabar duka ini sontak menyelimuti keluarga korban yang tidak menyangka kepergian Arni terjadi begitu mendadak di jalan raya.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan awal yang dihimpun dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi BG-3429-MS. Saat itu, korban melaju dari arah Simpang Talang Jambe menuju Simpang Talang Betutu.

Ketika tiba di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban diduga melebar ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk fuso diesel bernomor polisi BG-8606-B yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial FA.

Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan. Benturan keras antara kedua kendaraan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius, terutama di bagian kepala. Selain itu, korban juga mengalami luka lecet pada kedua tangan akibat insiden tersebut.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian itu segera memberikan pertolongan dengan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat, yakni Klinik Pratama Melati 1. Namun, meskipun sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi di lokasi, hingga upaya pencarian rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar kejadian.

Dari hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga disebabkan karena pengendara sepeda motor kurang konsentrasi saat berkendara, sehingga melebar ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan arah.

Sementara itu, pengemudi truk fuso dilaporkan tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, yang bersangkutan telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Akibat insiden ini, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta lebih. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra dan satu unit truk fuso yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya menjaga konsentrasi dan kewaspadaan saat berkendara. Terlebih di ruas jalan yang padat dan dilintasi kendaraan besar, potensi kecelakaan dapat meningkat jika pengendara lengah, meskipun hanya dalam hitungan detik.

Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polrestabes Palembang. Polisi memastikan akan terus mendalami penyebab pasti kejadian guna memberikan kejelasan serta mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang. (Ardilah)