Mobil DLHK Palembang Menjadi Sorotan, Diduga Tak Layak Jalan Sebabkan Kecelakaan di Seberang Ulu

Tak Layak Operasional Mobil DLHK

PALEMBANG, PalNews — Kondisi mobil operasional milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang yang diduga sudah tidak layak jalan menjadi sorotan setelah mengalami kecelakaan di Jalan KH Wahid Hasyim, tepatnya di depan Indomaret samping SPBU, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Mobil dinas tanpa nomor polisi tersebut terlihat dalam kondisi memprihatinkan. Selain tampak sudah tua dan rusak di beberapa bagian, kendaraan itu juga diduga tidak layak lagi digunakan untuk operasional di jalan raya.

Kecelakaan terjadi saat mobil DLHK Palembang tersebut hilang kendali, menabrak pembatas jalan, lalu terbalik hingga menimpa sepeda motor yang berada di belakangnya. Akibat insiden tersebut, seorang anggota TNI mengalami luka serius di bagian kepala dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Bari Palembang.

Korban diketahui bernama Serda Sepriadi, anggota Babinsa Koramil Kertapati.
Sertu M. Grot, anggota Babinsa Ogan Baru yang datang ke lokasi kejadian, mengatakan korban mengalami luka cukup parah akibat tertimpa kendaraan.

“Korban mengalami luka serius di bagian kepala setelah motor yang dikendarainya tertimpa mobil DLHK,” ujarnya.

Kondisi mobil DLH yang terlihat rusak dan tidak layak pakai di lokasi kejadian pun menjadi perhatian warga dan pengguna jalan. Banyak yang mempertanyakan bagaimana kendaraan dengan kondisi seperti itu masih dioperasikan di jalan raya.

Tidak hanya satu atau dua mobil, tetapi Mobil DLHK Palembang rata-rata memiliki kondisi yang sudah sangat memprihatinkan, dari bodi mobil hingga mesin seperti kurang diperhatikan oleh pemerintah kota Palembang.

Ali, sopir mobil Pertamina yang berada tepat di belakang kendaraan DLH saat kejadian, mengaku melihat langsung detik-detik kecelakaan tersebut.

“Mobil itu oleng ke kanan menabrak pembatas jalan, lalu langsung membanting ke kiri hingga menimpa motor korban. Kondisi mobil memang terlihat sudah tidak bagus,” katanya.

Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Heri, S.H., M.H., membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Berdasarkan keterangan sementara, kendaraan diduga kehilangan keseimbangan saat mencoba berpindah jalur untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas.

“Mobil menabrak pembatas jalan di sebelah kanan, kemudian membanting ke kiri hingga bak kendaraan terlepas dan menimpa sepeda motor yang berada di belakangnya,” jelas Kapolsek.

Akibat posisi kendaraan yang melintang dan menutup hampir seluruh badan jalan, kemacetan panjang tidak dapat dihindari. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu setengah jam karena kondisi mobil yang terbalik dan bak kendaraan sulit dipindahkan.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan terkait kelayakan armada operasional milik pemerintah yang masih digunakan di jalan raya meski kondisinya diduga sudah tidak memenuhi standar keselamatan.
(Ardilah)