Bayi Laki-laki Ditemukan di Depan Pintu Panti Asuhan di Palembang, Sempat Alami Pendarahan Pada Tali Pusat

Geger Warga Majapahit Temukan Bayi Laki-laki

PALEMBANG, PALNEWS— Warga di kawasan Jalan Mojopahit, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di depan pintu Panti Asuhan Rezeki Ibu, Jumat pagi (24/4/2026).

Bayi tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB, sesaat setelah waktu Subuh, dalam kondisi terbungkus kain dan terbaring di depan pintu panti asuhan. Penemuan itu terjadi saat penghuni panti hendak memulai aktivitas pagi.

Salah satu saksi mata, Muzandi, mengungkapkan bahwa bayi tersebut ditemukan saat pintu panti dibuka.
“Ketika anak-anak panti hendak beraktivitas seperti biasa, saat membuka pintu ternyata ada bayi dalam kondisi dibedong dan diselimuti kain. Karena saya panik akhirnya saya langsung memberi tahu RT setempat dan pihak berwajib,” ujarnya.

Warga yang menemukan bayi itu sempat membawa korban ke bidan terdekat, Bidan Moy, untuk mendapatkan pertolongan pertama. Hal ini dilakukan karena bayi diketahui mengalami pendarahan pada bagian tali pusat yang telah dipotong.

Kapolsek Seberang Ulu I, Kompol Heri, S.H., M.H., membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami mendapat informasi dari warga terkait penemuan bayi laki-laki di depan pintu panti asuhan. Saat kami tiba, bayi tersebut sudah sempat dibawa ke bidan terdekat karena mengalami pendarahan di bagian tali pusat,” jelasnya.

Selanjutnya, petugas kepolisian membawa bayi tersebut ke RSUD Bari Palembang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, diperkirakan bayi tersebut baru dilahirkan kurang dari 24 jam. Meski sempat mengalami pendarahan, kondisi bayi kini dinyatakan stabil.

Dokter IGD yang menangani, dr. Mareta Anggun Mayang Sari, menyampaikan bahwa bayi dalam kondisi sehat dan lengkap secara fisik.

“Diperkirakan usia bayi belum sampai 24 jam. Saat ini kondisinya sehat, meskipun sebelumnya sempat mengalami pendarahan pada tali pusat. Bayi kini dirawat di ruang Ponek dan di letakan di Infant Warmer,” ujarnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta motif penelantaran tersebut. (Ardilah)