DIDUGA JUKIR JADI KORBAN PENGEROYOKAN, ALAMI LUKA BACOK

Belum Jelas Motif Jukir Jadi Korban Pembacokan

PALEMBANG, PalNews – Aksi pengeroyokan yang disertai penggunaan senjata tajam terjadi di kawasan Jalan Terminal Lemabang, Ratu Sianum Tiga Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa tersebut membuat seorang pria bernama Angga mengalami luka serius setelah disabet senjata tajam jenis pedang. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang oleh rekannya, Revo Apriansyah (36), warga Jalan Dharma Bhakti, Kecamatan Sematang Borang, Palembang.

Kepada awak media, Revo mengatakan kedatangannya ke kantor polisi untuk melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialami rekannya tersebut.
“Saya datang ke SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan beberapa orang yang diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap rekan saya, Angga.”jelasnya

Saat ini korban mengalami luka robek di bahu sebelah kanan akibat sabetan senjata tajam jenis pedang,” ujarnya

Revo menuturkan, dirinya tidak mengetahui secara pasti bagaimana awal mula kejadian. Namun berdasarkan keterangan korban serta saksi di lokasi, peristiwa itu terjadi saat Angga yang bekerja sebagai penjaga parkir di kawasan Terminal Lemabang sedang menjalankan tugasnya.

Saat itu, beberapa orang yang diduga pelaku datang ke lokasi dan membuat keributan hingga memicu cekcok serta adu mulut dengan korban. “Diduga karena merasa tidak senang, salah satu terlapor kemudian mengambil senjata tajam jenis pedang dari sebuah warung yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Senjata tersebut langsung digunakan untuk menyabet bahu kanan korban hingga menyebabkan luka robek,” jelasnya.

Akibat insiden tersebut, Angga harus dilarikan ke Rumah Sakit Charitas Palembang untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,

Revo berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan menindaklanjuti laporan yang telah dibuatnya. “Saya berharap para pelaku segera ditangkap dan laporan ini bisa segera diproses oleh pihak kepolisian,” tutupnya.(Ardilah)