Pura-pura Tanya Alamat, Seorang Wanita Muda Menjadi Korban Jambret di Palembang

Kejar Target Pelaku Jambret Begentayangan Jelang Lebaran

PALEMBANG , PalNews- Seorang mahasiswi bernama Nadya Iqomah (27) menjadi korban penjambretan di kawasan Jalan Lingkar I, Lorong Pedoman, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, pada Jumat malam (6/3/2026) sekitar pukul 23.26 WIB.

Korban yang merupakan warga Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam, saat ini diketahui tinggal di sebuah rumah kos di lokasi tersebut.

Peristiwa bermula ketika Nadya baru saja membeli makanan dan berjalan kaki menuju tempat kosnya. Saat perjalanan pulang, ia merasa diikuti oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor.

Pelaku kemudian menghampiri korban dengan modus menanyakan alamat.
“Waktu itu saya habis beli makanan dan jalan kaki pulang ke kos. Saya merasa seperti dibuntuti. Lalu ada orang naik motor pura-pura tanya alamat,” ujar Nadya saat menceritakan kejadian tersebut.

Menurutnya, pada awalnya ia menolak menjawab pertanyaan pelaku karena tidak mengenal orang yang dimaksud. Setelah itu, pelaku sempat pergi bersama rekannya yang dibonceng.

Namun tak lama kemudian, pelaku kembali mendatangi korban yang saat itu sudah berada di depan pintu kos.
“Dia kembali lagi dan bertanya alamat sekali lagi. Dia bilang, *‘Yakin mbak tidak kenal yang namanya Jefry?’* Saat itu posisi saya sedang memegang HP, tiba-tiba HP saya langsung dijambret,” jelasnya.

Nadya sempat berusaha mempertahankan ponselnya dan berteriak meminta pertolongan. Namun pelaku berhasil melarikan diri dengan sepeda motor.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka cakar di tangan dan kehilangan satu unit ponsel iPhone 11 warna ungu.

Keesokan harinya, Sabtu (7/3/2026), Nadya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Ia berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporannya dan menemukan barang miliknya yang hilang.
“Harapan saya semoga HP saya bisa kembali lagi, karena banyak data pekerjaan yang sangat penting di dalamnya,” ujarnya.

Saat ini, laporan korban telah diterima oleh pihak kepolisian dan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.(Ardilah)