PALEMBANG, PALNEWS— Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pengendara sepeda motor terlibat adu argumen dengan polisi lalu lintas viral di media sosial pada Jumat (24/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat petugas tengah melakukan patroli rutin di wilayah Kota Palembang.
Saat diberikan teguran bukannya bersikap kooperatif, pengendara tersebut justru tampak emosional dan menantang petugas. Dengan kata-kata yang menantang dan dinilai tak sopan, Ia bahkan mengakui kesalahannya, tetapi tetap terlibat adu mulut seolah apa yang di lakukannya adalah hal yang biasa.
Bahkan saat petugas kepolisian meminta kunci motornya, yang bersangkutan justru mengunci stang dan meninggalakan kendaraannya dan mengatakan “angkatlah kalau bisa” Dengan bahasa Palembang dan nada tinggi.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Paradipta, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menjelaskan, pengendara motor yang terlibat diketahui bernama Anton Sukardi Yusuf dan telah ditindak sesuai prosedur.
“Informasi dari anggota kami, pengendara sepeda motor ini sudah dilakukan penilangan menggunakan sistem ETLE. Kendaraannya juga telah diamankan ke Polrestabes Palembang,” ujar Finan saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2026).
Lebih lanjut, Finan mengungkapkan bahwa yang bersangkutan bukan pertama kali melakukan pelanggaran lalu lintas. Salah satu pelanggaran yang kerap dilakukan adalah tidak menggunakan helm saat berkendara.
“Yang bersangkutan sudah beberapa kali melakukan pelanggaran, di antaranya tidak pernah menggunakan helm,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga telah melakukan komunikasi dengan keluarga pengendara tersebut. Berdasarkan hasil koordinasi, diketahui bahwa yang bersangkutan memiliki kondisi khusus.
“Kami sudah memberikan konfirmasi kepada pengendara, juga telah bertemu dengan pihak keluarga. Yang bersangkutan memiliki kartu kuning,” tambahnya.
Finan turut mengimbau kepada pihak keluarga agar dapat meningkatkan pengawasan terhadap yang bersangkutan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Saya mengimbau kepada pihak keluarga untuk selalu mengawasi yang bersangkutan,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam video yang diunggah oleh anggota Polantas, Robi Malian Zani, terlihat seorang pria mengenakan kaos biru diberhentikan petugas karena tidak menggunakan helm dan tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan. (Ardilah)











