PALEMBANG|Palnews.id-Kasus Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi, kali ini korbannya seorang ibu rumah tangga dengan dua orang anak, Rika Ramahdani (30) warga jalan Mujahidin lorong Soak Bato II kelurahan Talang semut, Bukit kecil Palembang.
Rika yang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Selasa, 5 Februari 2024 dengan pipi yang masih lebam dan tangan sebelah kanan yang masih membiru akibat pukulan dari suaminya sendiri, yaitu Darmawan Suryadinata (32)
Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin, (4/3/2024) sekitar pukul 20:00 wib, di jalan Sempayo 30 Ilir IB II, kota Palembang. Dihadapan petugas Rika menjelaskan awal mula kejadian tersebut saat dirinya baru pulang dari jalan bersama teman-temannya, ia tak menyangka waktu ia pulang dari jalan ternyata suaminya sudah berada di rumah. Karena Rika menjelaskan bahwa suaminya semenjak menikah lagi dengan istri keduanya sudah jarang pulang kerumah.
Ia mengatakan, “saat saya pulang dari jalan bersama teman ternyata suami saya sudah berada dirumah, jadi waktu saya masuk rumah, suami langsung menarik rambut saya (dijambak) dan berkata-kata kasar serta memukul wajah dibawah pipi. ” Ungkapnya
“Tidak hanya itu, tangan saya juga masih lebam akibat ditarik terlapor. Memang ketika saya masih diluar bersama teman saya, terlapor memang mengirimkan pesan WhatsApp yang mengatakan bahwa saya tidak boleh pulang lagi kerumah itu, karena yang bersangkutan ingin mengajak istri barunya masuk ke dalam rumah yang kami tempati selama ini. “Ungkapnya
“Tetapi saya datang kesana untuk mengambil barang saya, tetapi ketika saya datang tiba-tiba terlapor langsung keluar dari kamar dan melakukan penganiayaan terhadap saya. ” Jelasnya kembali
“Saya sudah tidak tahan dengan sikapnya, karena selama kami menikah dia sudah dua kali melakukan tindakan kekerasan terhadap saya, yang pertama saat dia ketahuan menikah dengan wanita tersebut dan sempat saya laporkan ke SPKT polrestabes Palembang pada pertengahan bulan Mei 2023 dan ternyata dia dia ingin berdamai dengan beberapa perjanjian tetapi yang bersangkutan masih berhubungan dengan wanita tersebut dan jarang pulang ke rumah. “Jelasnya kepada awak media
” Sekarang saya hanya ingin yang bersangkutan mempertanggung jawabkan perbuatan nya, dan saya tidak ingin berdamai lagi. “Tutup wanita dengan dua orang anak itu
Laporan : Ardillah
Editor : Safrullah Lubai













