Menikah Baru 3 Bulan, Tyara Sudah Alami KDRT

PALEMBANG|Palnews.id-Tyara Chintya Ananda (23)Warga jalan lorong Tanjung Burung, Ilir Barat II kota Palembang Mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang,pada Minggu, (24/3/2024) siang.

Kedatangannya bukan tanpa sebab, ia ingin melaporkan suaminya sendiri yang bernama Bayu Hendro DP (25) warga jalan Teguh Kndra lorong Karya 1 karya kemuning, Karya jaya Kertapati Palembang atas dugaan telah melakukan Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada Minggu, (24/3/2024) Pukul 04:00 wib.

Dihadapan petugas SPKT Polrestabes Palembang ia menjelaskan kronologi kejadian ia mengatakan, “Sebenarnya pernikahan kami dari awal memang sudah tidak baik-baik saja, banyak kebohongan yang dia lakukan, bahkan sejak awal menikah ia tidak pernah memberikan nafkah kepada saya, dan saat ini dia juga telah berselingkuh dengan wanita lain yang bahkan sedang hamil juga sama seperti saya. ” Ungkapnya

“Jadi sebelum kejadian KDRT tersebut, awalnya saya menyusul dia ke tempat Bliyar karena sampai pukul 00:15 dia belum juga pulang ke rumah, padahal biasanya dia pulang kerja jam 22:00 sudah berada di dalam rumah tapi semalam dia tidak kunjung pulang, hingga saya memutuskan menyusul ketempat dia main bliyar, mungkin karena tidak senang saya susul ke tempat main bliyarnya sesampainya dirumah, dia langsung marah-marah dan berkata-kata kasar. “Jelasnya

“Lalu terjadilah cekcok dan saya Melihat dia memiliki HP baru dan mempertanyakan mana HP dia yang lama (kondisi rusak layar) terus dia jawab katanya tukar tambah, lalu saya bilang, itu ada uang dari mana? Selama ini untuk nafkahi saya saja tidak bisa tau-tau punya HP baru. “Ungkapnya wanita yang sedang hamil tersebut

“Saya sedikit curiga dengan dia karena emas kawin saya hilang di dalam tas yang berada dirumah kontrakan kami, lalu saya mempertanyakan dimana emas kawin tersebut, padahal kami tinggal ngontrak hanya berdua dan tidak ada orang lain lagi. Sedangkan saya lihat dia sudah punya HP baru, jangan-jangan emas kawin saya telah dijual dia dan dibelikan HP, itu sih felling saya. “Jelasnya

“Eehhh ternyata benar dugaan saya, HP dia yang katanya rusak dan sudah ditukar tambah tersebut ternyata hidup Alaremnya pukul 04:00 wib, sehingga saya marah karena dia selalu bohong dan tidak jujur. Saya emosi lalu membanting HP miliknya yang rusak tersebut ke dinding, karena ia tak terima hingga terjadilah cekcok lagi dan terjadilah penganiayaan tersebut, saya didorong dan dipukul sehingga saya mengalami luka lebam di bagian paha kiri, tangan kanan luka cakar, dan perut saya kram, karena saya saat ini sedang hamil mbak. “Jelas tyara pada awak media setelah selesai membuat lamporannya kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang

“Lama-lama saya capek menghadapi kelakuannya, dan berharap dia dapat segera ditangkap, saya tidak mau kembali lagi dengan dia mbak, biarin saya bisa kok menafkahi anak saya nantinya. Intinya keputusan saya sudah bulat untuk melaporkan dia kepada pihak kepolisian”Tutupnya. (Ardillah)