PALEMBANG|Palnews.id-Sempat beredar video viral yang memperlihatkan dua remaja putri yang diselamatkan warga sekitar setelah menjadi korban kejahatan yang dilakukan oleh para jambret yang berjumlah dua orang tersebut, kejadian ini terjadi pada Sabtu (23/3/2024) pukul 17:00 wib di jalan Gub HA Bastari 15 Ulu kecamatan Jakabaring Kota Palembang
Hanya saja naasnya kedua remaja putri tersebut yang menjadi korban mengalami luka di bagian kepala dan telinga akibat terbentur trotoar bahu jalan akibat dari tarik menarik Handphone korban dan pelaku kejahatan tersebut, video tersebut sempat di unggah di Instagram @kabarnegri yang menuai beragam komentar dan sudah mendapatkan live kurang lebih 987.
Korban yang bernama Eka Lisma Noviani (15) yang mengalami luka di bagian kepala, telinga dan beberapa tubuh lainnya masih menjalani perawatan di salah satu Rumah sakit yang ada di kota Palembang akhirnya diwakilkan sang ayah untuk membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang,pada Minggu, (24/3/2024) siang.
Tidak hanya lisma sahabatnya pun yang ia bonceng bernama Shafira (15) didampingi sang ayah ikut memberikan keterangan atas peristiwa yang terjadi kemarin sore tersebut.
Shafira menjelaskan, “awalnya kami abis dari Jakabaring Sport City keluar menuju kerumah yang berada di jalan Beringin Mariana Banyuasin, akan tetapi ketika kami baru keluar dari Jakabaring tepatnya dibawah stasiun LRT jakabaring ada dua orang laki-laki yang menggunakan sepeda motor menarik HP yang sedang saya pegang, posisi saya dibonceng Lisma duduk dengan posisi miring.”ungkapnya
“Disitu terjadilah aksi tarik menarik dan karena saya masih mempertahankan hp yang saya pegang lalu pelaku menendang motor kami sehingga kami pun terjatuh dan tersungkur. ” Jelas Shafira pada Awak media
“Akibatnya teman saya yang membawah motor mengalami luka robek di kepala, telinga dan hidung yang selalu mengeluarkan darah dan bagian tubuh lainnya juga ada yang lecet-lecet.”jelasnya kembali
Ditempat yang sama, ayah dari Lisma yang membuat laporan ke polisi berharap para pelaku segera ditangkap dan ia juga berharap anaknya yang saat ini masih mendapatkan perawatan di Rumah sakit segera diberikan kesehatan, ia mengatakan, ” Saya berharap anak saya segera sehat, karena saat ini dia juga masih sekolah dan baru duduk dibangku kelas X SMA, dan untuk para pelaku, saya sangat berharap mereka segera ditangkap. “Tutupnya pada awak media. (Ardillah)













