PALEMBANG, PalNews – Niat hati ingin berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial, seorang pemuda justru harus menelan pil pahit setelah sepeda motor miliknya dibawa kabur oleh orang yang baru dikenalnya.
Korban diketahui bernama M. Halim (19), warga Jalan KI Gede Ing Suro, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang. Ia menjadi korban penipuan setelah berkenalan dengan seseorang melalui media sosial Facebook yang kemudian berlanjut ke aplikasi WhatsApp.
Awalnya, Halim merasa yakin dengan orang yang dikenalnya tersebut karena sempat melakukan panggilan video (video call). Dalam panggilan tersebut, ia melihat seorang wanita dewasa yang memperkenalkan diri bernama Siska. “Awalnya kami kenalan di Facebook lalu lanjut ke WhatsApp. Kami sempat video call dan yang saya lihat memang seorang wanita dewasa bernama Siska,” ujar Halim.
Setelah beberapa waktu berkomunikasi, keduanya sepakat untuk bertemu. Pertemuan itu berlangsung pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, di kawasan Jalan Pulo Gadung, Karya Baru, Alang-Alang Lebar, Palembang. Namun saat tiba di lokasi, Halim terkejut karena yang datang bukanlah wanita yang dikenalnya melalui video call, melainkan seorang pria yang mengaku sebagai saudara dari Siska.
Pria tersebut kemudian memperkenalkan diri bernama Agus dan mengatakan akan mengantarkan Halim ke rumah Siska. Setibanya di depan sebuah rumah, Agus menunjuk seseorang yang sedang duduk di depan rumah dan mengatakan bahwa itu adalah ayah dari Siska.
“Dia bilang, ‘Itu rumah Siska, yang di depan itu bapaknya. Coba kamu salaman dulu sama orang tuanya,’” cerita Halim.
Saat Halim hendak menghampiri orang yang ditunjuk tersebut, Agus tiba-tiba meminta izin untuk meminjam sepeda motor milik Halim dengan alasan hendak mengantarkan obat.
“Dia bilang mau pinjam motor sebentar untuk mengantar obat. Karena saya pikir dia benar keluarga Siska, saya percaya saja,” ungkapnya.
Namun setelah Agus pergi membawa sepeda motor tersebut, barulah Halim menyadari bahwa dirinya telah ditipu. Ketika ia menanyakan kepada pria yang berada di rumah tersebut, ternyata memang benar pria itu adalah ayah dari seorang anak bernama Siska. Namun Siska yang dimaksud masih duduk di bangku sekolah dasar dan bukan wanita dewasa seperti yang dikenalnya melalui media sosial.
Menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan, Halim mencoba menghubungi nomor ponsel pelaku. Namun nomor tersebut sudah tidak aktif dan tidak dapat dihubungi lagi.
Merasa dirugikan, Halim akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Rabu (11/3/2026).
Akibat kejadian itu, Halim kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha PCX tahun 2018 warna hitam dengan nomor polisi BG 6031 ACA.
Laporan korban telah diterima oleh petugas SPKT Polrestabes Palembang dan saat ini kasus tersebut tengah dalam proses penyelidikan.
Halim berharap pelaku segera ditangkap dan sepeda motor miliknya dapat kembali.
“Semoga pelaku cepat ditangkap dan motor saya bisa kembali lagi,” tutupnya.(Ardilah)













