Viral Jasa Pendamping Pasien Sudah Ada Dirumah Sakit Kota Palembang

PALEMBANG, PalNews – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, seorang wanita muda yang bertempat tinggal di kawasan Macan Lindungan, Kota Palembang, berhasil menciptakan peluang usaha yang tidak hanya menghasilkan pendapatan, tetapi juga membantu banyak orang.

Yuridah atau yang akrab disapa Yuri (35), kini dikenal sebagai penyedia jasa caregiver atau pendamping pasien yang melayani masyarakat di berbagai rumah sakit di Kota Palembang, seperti RSUP dr. Mohammad Hoesin, RS Siti Fatimah, Siti Khadijah, Bhayangkara dan rumah sakit lainnya yang ada di kota Palembang.

Profesi caregiver merupakan pekerjaan yang memberikan bantuan, pendampingan, dan dukungan kepada pasien maupun keluarga pasien selama menjalani proses pengobatan. Mulai dari membantu pengurusan administrasi, mendampingi saat pemeriksaan, hingga memberikan informasi terkait alur pelayanan rumah sakit.

Yuri mengaku mulai menjalani profesi tersebut sejak tahun 2023. Berawal dari pengalaman pribadi yang kerap mendampingi orang tua dan anggota keluarga saat berobat ke rumah sakit, ia melihat adanya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendamping pasien, terutama bagi mereka yang berasal dari luar daerah dan belum memahami lingkungan rumah sakit.

Menurut Yuri, ide tersebut muncul ketika dirinya sering melihat keluarga pasien yang kebingungan mengurus berbagai keperluan selama menjalani pengobatan.

“Awalnya saya sering mengurus orang tua dan keluarga sendiri saat berobat ke rumah sakit.

Dari pengalaman itu saya melihat banyak orang yang kesulitan mengurus administrasi, mencari ruangan perawatan, hingga memahami prosedur pelayanan kesehatan.

Dari situ saya berpikir bahwa jasa pendamping pasien ini pasti dibutuhkan dan memiliki peluang yang cukup besar,” ujar Yuri.

Sejak memulai usahanya pada 2023, Yuri menawarkan jasa pendamping pasien dengan tarif mulai dari Rp30 ribu per jam. Meski terbilang sederhana, layanan yang ia berikan mendapat respons positif dari masyarakat. Bahkan, keberadaannya semakin dikenal luas setelah beberapa video aktivitasnya saat mendampingi pasien viral di media sosial.

Melalui akun TikTok miliknya yang bernama Yuri Caregiver Palembang, Yuri rutin membagikan berbagai aktivitas sehari-hari saat membantu pasien dan keluarga pasien di rumah sakit.

Konten yang dibuatnya menarik perhatian warganet karena dinilai memberikan informasi sekaligus solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pendamping selama proses pengobatan.

Popularitas di media sosial tersebut turut berdampak pada meningkatnya jumlah pengguna jasa yang menghubunginya. Tidak hanya warga Kota Palembang, sebagian besar klien Yuri justru berasal dari luar daerah.

“Kebanyakan pengguna jasa saya berasal dari luar Kota Palembang, seperti Lubuklinggau, Empat Lawang, Banyuasin, Bengkulu, dan daerah lainnya. Mereka biasanya datang untuk berobat atau menjalani operasi di rumah sakit besar di Palembang, tetapi belum memahami lokasi dan prosedur yang ada,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa banyak keluarga pasien yang merasa kesulitan karena harus beradaptasi dengan lingkungan rumah sakit yang luas dan kompleks. Kondisi tersebut semakin berat ketika pasien datang tanpa didampingi keluarga besar atau kerabat yang tinggal di Palembang.

“Banyak yang bingung harus ke mana, mengurus apa terlebih dahulu, atau mencari ruangan tertentu. Apalagi rumah sakit besar memiliki banyak gedung dan pelayanan yang berbeda-beda. Di situlah saya berusaha membantu agar mereka lebih tenang dan fokus pada proses pengobatan,” jelas Yuri.

Selain mendampingi pasien, Yuri juga membantu keluarga pasien dalam mengurus berbagai kebutuhan administratif yang kerap menjadi kendala bagi masyarakat dari luar daerah. Ia menilai profesi caregiver tidak hanya soal membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa nyaman dan dukungan moral kepada pasien maupun keluarganya.

Salah satu pengguna jasa Yuri, Sutiman (38), warga Desa Tugu Sempurna, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Lubuklinggau, mengaku sangat terbantu dengan layanan yang diberikan. Saat ditemui, Sutiman tengah mendampingi putranya, Fahmi (12), yang baru saja menjalani operasi tumor pada bagian kaki.

Menurut Sutiman, keberadaan jasa pendamping pasien sangat membantu keluarganya yang berasal dari luar kota dan tidak memahami lingkungan rumah sakit di Palembang.

“Jasa ini sangat membantu karena posisi kami jauh dari rumah sakit dan pengetahuan kami tentang lingkungan rumah sakit juga terbatas. Selain itu, kami tidak memiliki keluarga dekat di Palembang yang bisa membantu selama proses pengobatan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa istrinya tidak dapat ikut mendampingi karena baru saja melahirkan dan harus mengurus anak yang masih kecil di rumah.

“Istri saya baru melahirkan dan harus menjaga anak yang masih kecil, sehingga tidak bisa ikut menemani pengobatan Fahmi. Dengan adanya bantuan dari Mbak Yuri, kami merasa lebih terbantu dalam mengurus berbagai kebutuhan selama berada di rumah sakit,” katanya.

Sutiman juga menilai tarif yang ditawarkan Yuri masih tergolong terjangkau dan sebanding dengan pelayanan yang diberikan.
“Untuk masalah harga menurut saya masih wajar dan sesuai dengan bantuan yang diberikan. Yang terpenting kami merasa sangat terbantu,” tambahnya.

Kini, setelah hampir tiga tahun menjalani profesi sebagai caregiver, Yuri berharap layanan pendamping pasien dapat semakin dikenal masyarakat. Ia juga berharap profesi tersebut dapat menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat yang memiliki kepedulian dan kemampuan dalam membantu sesama.

Menurutnya, kehadiran caregiver dapat menjadi solusi bagi pasien dan keluarga pasien yang membutuhkan pendamping selama menjalani pengobatan, khususnya mereka yang berasal dari luar daerah.

Selain membuka peluang ekonomi, profesi ini juga memberikan manfaat sosial karena membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan dengan lebih mudah, nyaman, dan terarah. (Ardilah)