PALEMBANG|Palnews.id-Mengetahui suaminya Sukri Zein sudah ditangkap dan ditahan, istri sah mantan anggota DPRD Kota Palembang datang ke Polrestabes Palembang, Senin(21/5/2025)sore.
Dengan wajah bersedih Yeti Etika(67) istri sah Sukri Sen tersebut tak kuasa melihat suaminya ditahan atas kasus penganiayaan terhadap Fatmawati(40) beberapa bulan yang lalu.
Yeti datang bersama kuasa hukumnya Titis Rahmawati ke Polrestabes Palembang dan menjelaskan duduk permasalahan sebenarnya. “Ya Kami kuasa hukum dari istri sahnya Sukri Zen. Kemarin di media istri sahnya itu seolah – olah adalah dia(Fatmawati) tapi yang sebenarnya ini(Yeti),”ujar Titis Rahmawati kepada awak media.
Ia menceritakan, perceraian tersebut terjadi bukanlah kehendak dari Sukri Zen melainkan dari Fatmawati. “Mereka setengah bulan yang lalu bercerai dan itu di paksa oleh F karena menukar adanya laporan di IB 1 dan juga dipaksa oleh F untuk membayar uang 650 juta bila mau mengambil surat tanah padahal tanah tersebut bukan milik F tapi surat tanah tersebut sepencarian Sukri dan Yeti. namun, ketika dipinta bapak berkali kali tidak dikasih F,’katanya.
Sebelum kejadian Sukri Zen meminta kembali Surat tanah kepada Fatmawati, karena kliennya tersebut merasa itu bukan hak milik istri muda melainkan milik istri sah Sukri Zen. “Si bapak sadar kalau F sudah keterlaluan meminta materi yang berlebihan kepadanya. Padahal kita tahu kalau dia(F) merupakan PNS tapi mampu hidup bermewah-mewah,”katanya.
Ia menambahkan, bahwa saat itu Sukri Zen menikah lagi tanpa persetujuan dari istri sahnya. “Bapak(Sukri Zen) menikah siri dengan F tanpa persetujuan dari istri sahnya. Dan kejadian yang menimpa bapak merupakan akumulasi mungkin dari kesalahan bapak tersebut. Dia baru sadar kalau bapak di perdayanya,”jelasnya.
Kedatangannya tersebut, diungkapkan Titis Rahmawati untuk menemani kliennya Sukri Zen yang saat ini sudah ditahan). “Bagaimana pun itu suami kalien kita, dan kedatangan kami kesini untuk menemani dan membela klien kami Sukri Zen. Kami akan mengikuti proses hukum dan memberikan pembelaan,”jelasnya. (DW)













