PALEMBANG|DutaExpose.com-R.D.M Yunus (57) warga jalan Lettu Karim Kadir, Gandus kota Palembang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang,pada Rabu (17/4/2024) guna melaporkan nasib apes yang baru saja menimpahnya
Ia tak menyangka orang yang ia kenal melalui aplikasi dapat dengn mudah menipunya hingga puluhan juta rupiah, di hadapan awak media ia menjelaskan, “Pertama kali saya kenal dengan pelaku di aplikasi tamtam lalu kami bertukaran nomor handphone, dua hari kemudian dia mengajak saya berinvestasi di smart wallet dan itu pun belum saya terima, hingga 31 juni 2023.” Jelasnya
“Namun kenalan saya yang bernama Dhini ini selalu menghubungi saya dan merayu saya untuk bergabung di investasi ini, dengan mengiming-ngimingi modal awal yang ringan dan mendapatkan bunga yang besar disetiap bulannya.” Jelasnya
Akhirnya karena sering di hubungi oleh yang bersangkutan, akhirnya saya termakan omongan nya dan memutuskan bergabung dan Saya sudah setor sebanyak tiga kali, yang pertama sebesar Rp. 30.500.000 dan sampai saat ini uang yang sudah saya setor sebanyak, Rp. 41.270.000
“Akan tetapi Sampai saat ini uang yang saya sudah setor tidak ada kejelasan dan tidak bisa diambil, selain saya masih banyak juga korban lainnya.” Ungkap yunus
“Di tim palembang saya ada sekitar 234 orang dan di tim palembang satunya sekitar 430 orang dan tim di luar Palembang sekitar 250 orang. Dan di perkirakan korbannya lebih dari 1000 orang”
Saya sudah sempat menghubungi yang bersangkutan tetapi saat ditanya selalu banyak alasan.
Saya berharap pelaku segera ditanggap dan jangan sampai ada korban selanjutnya.(Ardillah)













