Palembang,PalNews – Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti perpisahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Selatan, Guntur Sahat Hamonangan, S.E., M.H., dengan awak media di Kota Palembang.
Sosok yang dikenal humanis dan bersahabat ini resmi mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau.
Mutasi tersebut dilakukan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas) sebagai bagian dari penyegaran organisasi, menyusul mencuatnya dugaan pungutan liar di wilayah Kepulauan Riau dan Batam yang sempat menjadi sorotan publik.
Pelantikan Guntur berlangsung di Jakarta pada Kamis (9/4/2026), bersamaan dengan pengangkatan Wahyu Eka Putra sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Prosesi ini merujuk pada Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-165 dan M.IP-168.SA.03.04 Tahun 2026 tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan di lingkungan kementerian.
Di tengah padatnya agenda jelang kepindahan tugas, Guntur tetap menyempatkan diri untuk bertemu dan berpamitan dengan awak media di Palembang. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan erat yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya.
“Teman-teman wartawan adalah sahabat saya. Sejak awal karier, saya selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan media di mana pun saya bertugas,” ujar Guntur.
Ia menegaskan, media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pejabat publik dan insan pers menjadi fondasi penting dalam membangun keterbukaan informasi.
“Bagi saya, wartawan tidak perlu ditakuti. Justru dengan bersahabat, kita bisa membangun komunikasi yang sehat dan saling mendukung. Hubungan ini sudah terjalin lama dan tetap terjaga hingga sekarang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Guntur juga menyampaikan harapannya agar komunikasi dengan awak media Palembang tetap terjalin meskipun dirinya telah bertugas di wilayah baru. Ia bahkan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya demi menjaga silaturahmi yang sudah terbangun.
Tak lupa, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Selatan.
“Saya mohon maaf apabila selama saya menjabat masih terdapat kekurangan. Terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini,” tuturnya.
Selama memimpin Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Selatan, Guntur dikenal sebagai pemimpin yang komunikatif, terbuka, dan mampu menciptakan suasana kerja yang positif. Berbagai capaian kinerja dan peningkatan pelayanan publik turut menjadi bagian dari kontribusinya.
Kedekatannya dengan awak media menjadi salah satu ciri khas kepemimpinannya. Ia tidak hanya menjalin hubungan profesional, tetapi juga membangun kedekatan personal yang membuatnya dihormati dan disegani.
Kepergian Guntur tentu meninggalkan kesan mendalam bagi para jurnalis di Palembang. Namun di balik itu, promosi jabatan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan integritasnya dalam menjalankan tugas.
Selamat dan sukses atas amanah baru yang diemban. Semoga Guntur Sahat Hamonangan terus memberikan kontribusi terbaik serta membawa perubahan positif di Kepulauan Riau.(Ardilah)













